TAHUN DIBENTUKNYA BPK BELPAST
- Dibentuk pada tahun 1989 dengan nama BPK Sukaramai
- Tanggal 21 Oktober 1998, berdasarkan Rapat
Anggota, maka BPK Sukaramai di
rubah namanya menjadi BPK Belpast
SUSUNAN KEPENGURUSAN BPK BELPAST
PERIODE 2011-2014
I
PELINDUNG :
1. Lurah Murung Keraton.
2. Ketua LPM Murung Keraton.
II PENDIRI :
1. Suriansyah. (04 BPT)
2. H. Noerdin.
3. Fachrurrozie AB. (01 BPT)
4. Fakhrurrazi HT. (02 BPT)
III PENASEHAT :
1. Andin Sofyannor. (07 BPT)
2. H.Achmad Mawardi.
IV
PENGURUS INTI :
1. Ketua :
Fakhrurrazi HT. (02 BPT)
2. Wakil Ketua : Suriansyah (04 BPT)
3. Sekretaris : Fitriadi S. (05 BPT)
4. Wakil Sekretaris :
Muhammad Nor SE. (03 BPT)
5. Bendahara :
M. Supian R. (06 BPT)
6. Wakil Bendahara :
Muhammad Imroni. (11 BPT)
7. Komandan Operasional :
Fachrurrozie AB. (01 BPT)
8. Wakil Komandan Operasional :
M. Supian R. (06 BPT)
DAFTAR ANGGOTA BPK BELPAST 2011
|
NO
|
NAMA
|
NOMOR REGISTER
|
TEMPAT TGL LAHIR
|
GOL.
DARAH
|
|
01
|
ANDIN SOfYANOR,SH
|
07 BELPAST MTP
|
MTP, 10/05/1976`
|
O+
|
|
02
|
MUHAMMAD NOR SE
|
03 BELPAST MTP
|
MTP, 07/04/1976
|
O
|
|
03
|
FAKHRURRAZI HT.
|
02 BELPAST MTP
|
BANJAR, 03/03/1969
|
O
|
|
04
|
SURIANSYAH
|
04 BELPAST MTP
|
MTP,05/08/1955
|
B
|
|
05
|
FACHRURROZIE
AB.
|
01 BELPAST MTP
|
BANJAR, 03/09/1969
|
B
|
|
06
|
FITRIADI S.
|
05 BELPAST MTP
|
MTP, 04/09/1978
|
B
|
|
07
|
M. SUPIAN R
|
06 BELPAST MTP
|
MTP, 29/04/1978
|
B
|
|
08
|
MUHAMMAD IMRONI
|
11 BELPAST MTP
|
MTP, 05/10/1975
|
O
|
|
09
|
MUHAMMAD ROSYAD
|
09 BELPAST MTP
|
MTP, 16/09/1981
|
B
|
|
10
|
GT. MUHAMMADDUN
|
10 BELPAST MTP
|
MTP, 06/04/1974
|
|
|
11
|
MUHAMMAD YUSUF
|
08 BELPAST MTP
|
MTP, 30/09/1993
|
|
|
12
|
MUHAMMAD RIDHO
|
12 BELPAST MTP
|
MTP, 25/04/1993
|
|
|
13
|
AHMAD FADILLAH
|
13 BELPAST MTP
|
MTP, 07/08/1992
|
|
|
14
|
MUHAMMAD SAUFI
|
14 BELPAST MTP
|
MTP, 11/11/1987
|
|
|
15
|
JALALLUDIN RUMI
|
15 BELPAST MTP
|
MTP, 30/05/1987
|
|
|
16
|
MUHAMMAD ZEIN
|
16 BELPAST MTP
|
MTP, 23/10/1980
|
A
|
|
17
|
A. SABARUDDIN
|
17 BELPAST MTP
|
BJB, 06/08/1979
|
|
|
18
|
SUTRISNO
|
18 BELPAST MTP
|
ATAYO, 30/12/1987
|
|
|
19
|
M. QASTALANI
|
19 BELPAST MTP
|
MTP, 01/06/1995
|
|
|
20
|
ROMADANI
|
20 BELPAST MTP
|
MTP, 08/08/1978
|
A
|
|
21
|
GT. ABDUL HAMID
|
21 BELPAST MTP
|
MTP, 05/04/1995
|
O
|
|
22
|
MUHAMMAD SALEH
|
22 BELPAST MTP
|
MTP, 07/07/1966
|
|
|
23
|
A. KASYPUDDIN
|
23 BELPAST MTP
|
MTP, 31/07/1978
|
|
|
24
|
M. FAUZAN
|
24 BELPAST MTP
|
MTP, 04/06/1983
|
|
|
25
|
H. HUMAIDI.
|
25 BELPAST MTP
|
MTP, 22/07/1973
|
A
|
|
26
|
SYAIFULLAH
|
26 BELPAST MTP
|
MTP, 10/05/1976
|
|
|
27
|
M. SOPIAN AB
|
27 BELPAST MTP
|
MTP, 12/02/1982
|
|
|
28
|
JAIRIN TAMI
|
28 BELPAST MTP
|
MTP, 04/10/1971
|
A
|
|
29
|
GT. ABDUL KHOBIR
|
29 BELPAST MTP
|
MTP, 21/03/1996
|
|
|
|
|
30 BELPAST MTP
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Mengetahui
Ketua
Lurah
Murung Keraton Camat Martapura Kota BPK Belpast
Akhmad
Pauzi S,Ap. Drs. A. Hairuddin Fahri, MM Fakhrurrazi HT
NIP.010 188 420 NIP.19660318198602.1.004 02 Belpast
PROSUDUR TETAP
ANGGARAN DASAR RUMAH TANGGA
BPK BELPAST MARTAPURA KABUPATEN BANJAR
P E N D A H U L U A N
Sejarah Singkat Terbentuknya BPK Belpast
A. Sejarah
berdirinya BPK Sukaramai yang saat ini berganti nama BPK Belpast diperkirakan
dimulai sekitar tahun 1989 yang diinisiatifi oleh para pedagang di blok
penampungan Sukaramai, yang pada saat itu membeli seperangkat alat pemadam
kebakaran dengan mesin penggerak pompa air merk KUBOTA GS 300. Adapun
seperangkat alat pemadam tersebut kemudian diserahkan untuk dikelola kepada
warga RW 02 Kelurahan Murung Keraton yang pada saat itu belum membentuk sebuah
organisasi dan diatur apa adanya, sehingga keberadaan BPK Sukaramai kurang
diketahui oleh masyarakat umum maupun oleh pihak-pihak yang berwenang
B. Pada
tanggal 02 Oktober 1997 sesuai dengan hasil rapat antara para tokoh masyarakat,
pemuda warga RW 02 dan perwakilan pedagang bekas pasar sukaramai (penampungan)
tersebut diatas, maka dibentuklah kepengurusan BPK Sukaramai yang berbentuk
organisasi.
C. Sejak
terbentuknya kepengurusan tersebut, maka para pengurus yang baru mulai mensosialisasikan
keberadaan BPK Sukaramai kepada umum dan melaporkannya kepada ketua SATLAK PB
Kabupaten Daerah Tingkat II Banjar (Bupati Banjar), serta melakukan
latihan-latihan bersama dengan BPK-BPK yang ada di Kabupaten Banjar serta
mengikuti penataran SATLAK PB Kab. Banjar dan mengirimkan personelnya mengikuti
latihan SAR..
D. Pada
tanggal 21 Oktober 1998, BPK Sukaramai telah diakui sebagai anggota SATGAS BPK
Kabupaten Daerah Tingkat II Banjar
sebagaimana tertulis dalam Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat
II Banjar No. 368 Tahun 1998 Tanggal 21 Oktober.
E. Pada tanggal 23 September 1999, Diadakan Rapat Umum
Anggota BPK Sukaramai untuk melakukan pembubaran pengurus lama dan pembentukan
pengurus baru. Pada acara tersebut telah menghasilkan kesepakatan diantaranya :
1. Membubarkan pengurus yang lama.
2.
Membentuk kembali pengurus yang baru.
3.
Melakukan perubahan nama dari BPK Sukaramai menjadi BPK Belpast.
4.
Menerbitkan rancangan PROTAP ADRT BPK Belpast.
Demikian
sejarah singkat terbentuknya BPK Belpast agar dapat diketahui oleh personelnya
Dan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya.
U
M U M
A. Kebakaran
merupakan salah satu bencana alam yang sering menimpa Daerah Kabupaten Banjar
umumnya dan Kecamatan Martapura khususnya.
B. Bahaya
kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu dan datangnya tidak diduga-duga
sebelumnya. Kerusakan dan kemusnahan akibat kebakaran akan menimbulkan kerugian yang besar, baik harta
benda milik perorangan maupun milik Pemerintah Daerah, bahkan bias menelan
korban jiwa.
C. Upaya
penanggulangan dalam menghadapi bahaya kebakaran dapat berupa upaya yang
bersifat pencegahan maupun penanggulangan yang dilakukan secara terus-menerus
dan terkoordinir.
D. Untuk
mengkoordinasikan seluruh anggota maupun peralatan BPK Belpast, maka perlu
adanya Protap Anggaran Dasar Rumah Tangga (ADRT) BPK Belpast, yang mengacu
kepada Protap PB Kebakaran Kabupaten Daerah Tingkat II Banjar.
D
A S A R
A. Sebagaimana
yang telah tercantum dalam Protap Penanggulangan Bencana Bahaya Kebakaran /PBA
Kabupaten Daerah Tingkat II Banjar dsb : Halaman No. 1 Pasal Dasar, Perihal SK
yang terkait.
B. Berdasarkan
SK / Surat
Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Banjar No. 500 Tahun 1997 tentang
suatu pembentukan PBA Dati II Banjar dan SK Bupati No. 368 Tahun 1998 tentang
penetapan BPK se Kabupaten Banjar.
C. Protap
Anggaran Dasar Rumah Tangga / ADRT BPK Belpast ini dibuat sebagian besar
mengacu kepada Protap Penanggulangan Bahaya Kebakaran Daerah Tingkat II Banjar.
MAKSUD
DAN TUJUAN
A. Protap
Anggaran Dasar Rumah Tangga / ADRT BPK Belpast ini dimaksudkan untuk dapat
memberikan gambaran dan petunjuk mekanisme struktur organisasi, personel
pengurus dan keanggotaan
B. Menghindari
kerancuan dan segala yang bisa menimbulkan kesalahpahaman dalam menjalankan
mekanisme pungsionalisme.
PROTAP
ANGGARAN DASAR RUMAH TANGGA BPK BELPAST
1. STRUKTUR
ORGANISASI
a. Ketua
b. Wakil
Ketua
c. Sekretaris
d.Wakil Sekretaris
e. Bendahara
f. Wakil
Bendahara
g. Kelompok
Kerja (Pokja)
h. Unit
Operasional (U.Ops)
2. KETUA
a.
Ketua bertanggung jawab atas pelaksanaan kepada
Koordinator BPK Kabupaten Tingkat II Banjar.
b.
Melaksanakan pemeriksaan terhadap kegiatan teknis dan
segala peralatan pemadam kebakaran, kendaraan, mesin dan pompa air, selang, dan
barang-barang inventaris yang dimiliki BPK Belpast.
c.
Melaksanakan pemeriksaan terhadap Administrasi secara
teknis
-
Administrasi kegiatan
-
Administrasi Keuangan
d.
Membuat rencana pembangunan sarana dan prasarana, dan
kegiatan latihan, dan segala kegiatan
formal atau yang informal yang melibatkan BPK Belpast.
e.
Melaksanakan sikap terhadap hal-hal untuk menentukan
keputusan dan memutuskan yang telah disepakati dalam musyawarah / rapat.
3. WAKIL KETUA
a. Bertanggung
jawab atas pelaksanaan kepada ketua
b. Membantu
ketua untuk melaksanakan tugas-tugas secara teknis
c. Melaksanakan
tugas ketua sebagai wakil apabila ketua berhalangan.
d. Melaksanakan
kerjasama dalam segala kegiatan dengan segala komponen kepengurusan organisasi
BPK Belpast.
4. SEKRETARIS DAN
WAKIL SEKRETARIS
a. Bertanggung
jawab atas pelaksanaan kepada ketua.
b. Melaksanakan
administrasi kegiatan dan keuangan
c. Melaksanakan rencana dan perencanaan ketua.
d. Melaksanakan
kerjasama dengan segenap komponen kepengurusan.
5. BENDAHARA DAN WAKIL BENDAHARA
a. Bertanggung
jawab atas pelaksanaan kepada ketua
b. Melaksanakan
kas keuangan / penyimpanan uang BPK Belpast
c. Melaksanakan
administrasi keuangan secara tertib dan jelas.
d. Melaksanakan
kerjasama dengan segenap komponen kepengurusan.
6. KELOMPOK KERJA
a. UE.BPK-BP
(Usaha Ekonomi BPK Belpast)
b. TA.BPK-BP
(Tabungan Anggota BPK Belpast)
c. Pemeliharaan
dan Perbaikan
d. Perlengkapan
7. UE.BPK – BP
a.
Pelaksana bidang usaha bisnis.
b.
Pelaksana bidang dana social masyarakat (sumbangan)
c.
Hasil pelaksanaan ditata sesuai dari kesepakatan
8. TA.BPK – BP
a.
Melaksanakan administrasi pembukuan simpanan anggota
b.
Dapat dipergunakan untuk permodalan UE.BPK-BP
c.
Untuk masa depan anggota BPK Belpast
d.
Sebagai syarat menjadi anggota BPK Belpast
9. PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN
a.
Bertanggung jawab atas pelaksanaan kepada ketua
b.
Melaksanakan pemeliharaan terhadap barang-barang
inventaris BPK Belpast
c.
Melaksanakan perbaikan apabila terdapat barang-barang
inventaris BPK Belpast yang mengalami kerusakan.
d.
Pelaksanaan dilakukan bersama-sama dengan unitb
operasional yang terkait.
10. PERLENGKAPAN
a.
Bertanggung jawab atas pelaksanaan kepada ketua
b.
Melaksankan pemeriksaan terhadap barang-barang
inventaris dan perlengkapan pemadam BPK Belpast
c.
Melaksanakan pemeriksaan terhadap perlengkapan sarana
pemadam.
d.
Melaksanakan laporan kepada ketuia, atas hasi;-hasil
pemeriksaan.
11. UNIT OPERASIONAL BPK BELPAST
a.
Komandan Unit Operasional (Dan U.Ops)
b.
Wakil Komandan I
c.
Wakil Komandan II
d.
Ka. Bid / Anggota :
Mekanik / Mesin
e.
Ka. Bid / Anggota :
Operator komper
f.
Ka. Bid / Anggota :
Selang
g.
Ka. Bid / Anggota :
Sopir Mobil BPK.
h.
Ka. Bid / Anggota :
Operator Komunikasi, perhubungan
i.
Ka. Bid / Anggota :
Medis P3K
12. KOMANDAN OPERASIONAL / WAKIL
a.
Bertanggung jawab atas pelaksanaan kepada ketua BPK Belpast
b.
Membantu coordinator dalam pelaksanaan penanggulangan
bahaya kebakaran dilapangan kejadian kebakaran.
c.
Sebelum berangkat harus melakukan pengecekan terhadap
peralatan perlengkapan dan personelnya.
d.
Setelah selesai pemadaman harus mengecek kembali terhadap
peralatan perlengkapan dan personelnya.
e.
Wajib mengawasi anggotanya untuk tidak melakukan
hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan anggotanya dan masyarakat.
f.
Wajib memberikan peringatan, perintah dan aba-aba untuk
pengendalian yang wajib dipatuhi oleh segenap anggotanya.
g.
Melarang anggotanya melakukan / membantu mengamankan
barang-barang / harta benda milik korban kebakaran.
h.
Mengkoordinir anggotanya didalam latihan dan dalam
usaha pemadaman dilapangan kejadian kebakaran.
i.
Wajib memberikan laporan tertulis kepada coordinator
BPK Kabupaten Daerah Tingkat II Banjar mengenai kejadian dan peralatan dan
personelnya.
13. KEPALA BIDANG OPERASIONAL
a.
Masing-masing bidangnya bertanggung jawab atas
pelaksanaan kepada komandan
operasional
b.
Mematuhi segala peraturan yang belaku di organisasi BPK
Belpast
c.
Mematuhi instruksi dan perintah dari atasannya / Dan.
Ops.
d.
Bersedia membantu segala kegiatan yang melibatkan BPK
Belpast dilapangan kejadian ataupun diluar kejadian kebakaran.
e.
Tidak diperbolehkan / dilarang membantu mengamankan
barang-barang / harta benda milik korban
kebakaran pada waktu memakai seragam atau salah satu ciri tanda pengenal unsure
BPK Belpast.
f.
Dilarang melakukan hal-hal yang dapat membahayakan
keselamatan jiwa sendiri dan masyarakat.
g.
Konsisten dan disiflin menjalankan fungsinya sesuai
tugasnya.
h.
Bersedia membantu untuk memelihara dan memperbaiki
segala peralatan barang-barang inventaris BPK Belpast.
i.
Sanggup berjiwa sosial dan menjujung tinggi atas
kejujuran menjaga nama baik organisasi
BPK Belpast.
j.
Pelaku pelanggaran yang disengaja ataupun tidak
disengaja akan dikenakan sangsi.
14. PELAKSANAAN PEMADAMAN
a.
Kegiatab BPK Belpast, petugas menerima informasi
kejadian adanya kebakaran, segera
Melaporkan
kepada komandan / wakil komandan BPK Belpast dan langsung mengecek kebenaran
informasi kejadian tersebut.
b.
Untuk pengecekan informasi yang diterima mengenai
kejadian kebakaran, dapat
Menghubungi
lewat telepon atau melalui pesawat Radio Komunikasi 2 M Band, Freqwensi
Emergency tsb :
1.
Pemda Tingkat II Banjar 14.767.MHz
2.
Koordinator BPK Kab. Banjar Tingkat II Banjar 14.447.MHz
3.
Piket MAKODIM Banjar Martapura 14.678.MHz
4.
Piket POLRES Banjar Martapura 14.700.MHz
c.
Setelah positif informasi yang diterima, petugas segera membunyikan
tanda panggilan
bagi anggota BPK Belpast untuk segera berkumpul diposko BPK Belpast.
d. Sebelum berangkat, periksa semua peralatan
unit masing-masing secara meyakinkan dan
Dan.
Ops. Memeriksa personelnya, petugas operator penerima informasi segera
menghubungi BPK-BPK yang terdekat dengan lokasi kejadian kebakaran, baik milik
pemerintah maupun swasta sesuai dengan pembagian wilayah.
e.
Komando pengendalian pemadaman kebakaran membagi taktik dan strategi pemadaman
Dilapangan
kejadian dibawah komando pengendalian lapangan Komandan BPK, Komandan BPK
dibawah komando koordinator BPK Kabupaten Daerah Tingkat II Banjar.
f.
Masing-masing
setiap kepala bidang,
wajib mengawasi anggotanya
untuk tidak
Melakukan
hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan anggotanya maupun masyarakat.
g.
Petugas BPK tidak diperkenankan mendobrak, merusak atau
merobohkan bangunan yang
Belum
terbakar, guna untuk menghindari hal-hal negative dan tuntutan hukum, kecuali
atas perintah pejabat-pejabat yang berwenang = Muspika
h.
Petugas yang mempergunakan armada mobil BPK, personel
anggota maksimal 7 orang
Ditambah
sopir, dan yang bukan anggota personel BPK Belpast tidak dibolehkan / dilarang
ikut serta, guna menghindari hal-hal yang negatif yang dapat merusak nama
organisasi BPK Belpast dan tuntutan hukum..
i. Selesai pemadaman Komandan Ops. Wajib
membuat laporan tertulis kepada koordinator
BPK Kab. Tingkat II Banjar mengenai
kejadian, peralatan dan personelnya.
16. TAKTIK DAN STRATEGI PEMADAMAN.
a.
Unit BPK yang beroperasi harus memperhatikan dan
mengetahui situasi lingkungan dan
lokasi kebakaran, baik mengenai sumber air dan arah angin bertiup agar
tidak terjebak oleh api kebakaran.
b.
Menghindari sedapat mungkin kerusakan-kerusakan akibat
semprotan air yang bertekanan tinggi bagi bangunan yang belum terbakar.
c.
Mengutamakan keselamatan dalam melaksanakan tugas
pemadaman serta unit-unit peralatan pemadam kebakaran.
d.
Semua anggota BPK Belpast tunduk dibawah komando
komandan operasional BPK Belpast dan kepala bidang unit operasional.
17. SANGSI BAGI ANGGOTA YANG TIDAK MEMATUHI
PERATURAN
a.
Pelanggar diberi peringatanoleh atasannya atau komandan
ops dan dilaporkan kepada ketua BPK
Belpast.
b.
Pelanggar dapat dikeluarkan dari keanggotaan BPK
Belpast.
c.
Pelanggar dapat diajukan ke pengadilan sesuai dengan
hokum yang berlaku, misalnya pencurian, melukai orang.
18. SARANA KOMUNIKASI / PERHUBUNGAN
a.
Penggunaan perangkat pesawat pemancar / radio
komunikasi (CR) 2 M Band, dengan operator dan atau selaku penanggung jawab
adalah unsur dari anggota ORARI yang telah memiliki Izin Amatir Radio (IAR)
Izin Pesawat Pemancar Radio Amatir (IPPRA)
b.
Menggunakan pesawat telepon.
19. TANDA PENGENAL / KEANGGOTAAN
a.
Setiap yang telah menjadi anggota BPK Belpast, wajib
memiliki pakaian seragam yang harus dipakai pada waktu tertentu, seperti :
1.
Menjalankan tugas pemadaman
2.
Latihan-latihan keterampilan
3.
kegiatan-kegiatan formal (apel)
4.
Kegiatan-kegiatan yang melibatkan BPK Belpast.
b.
Setiap yang telah menjadi anggota BPK Belpast wajib
memiliki tanda pengenal / kartu
Tanda
anggota yang ditanda tangani / cap oleh ketua BPK Belpast.
20. BATAS WAKTU
MASA BAKTI KE[ENGURUSAN
a.
Sesuai dengan hasil kesepakatan rapat umum anggota BPK
Belpast pada tanggal 23 September 1999, dan surat laporan berita acara kepada
ketua PB Kabupaten Daerah Tingkat II Banjar, dan kepada koordinator BPK
Kabupaten Daerah Tingkat II Banjar serta kepada Kamawil Hansip Daerah Tingkat
II Banjar dan kepada yang terkait aparat kepolisian dan Kodim Banjar. Yang
tertanggal 28 September 1999, No. 005/IX/BPK-BP/MKR/MTP/99. yaitu masa bakti
kepengurusan organisasi BPK Belpast selam 3 (tiga) tahun, berlaku sejak
pengangkatan tanggal 23 September 1999.
b.
Pengurus organisasi BPK Belpast apabila mengalami
hal-hal sebagai brikut:
1.
Meninggal dunia
2.
Berhenti secara hormat / mengundurkan diri
3.
Diberhentikan karena mendapat sangsi dari melakukan
pelanggaran atau kesalahan-kesalahan yang dianggap cukup patal atau serius
Apabila
hal-hal tsb diatas terjadi pada pengurus sebelum masa bakti tugasnya berakhir,
maka kepengurusan atau ketua organisasi berhak melakukan tambal sulam untuk
mengisi posisi pengurus yang kosong.
c.
Untuk anggota BPK Belpast, bahwa anggota tidak terikat
/ berlaku dengan yang tercantum pada bunyi hurup a dan b, terkecuali terdapat
hal-hal sebagai berikut :
1.
Meninggal dunia
2.
Berhenti secara hormat
3.
Diberhentikan karena melakukan pelanggaran dari
peraturan yang berlaku di organisasi BPK Belpast atau yang berlaku pada
koordinator BPK Kabupaten Daerah Tingkat II Banjar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar